KoCAk: Tak Kenal Maka Tak Sayang

KoCAk: Tak Kenal Maka Tak Sayang

KoCAk singkatan dari Komunitas Cerdaskan Anak. Komunitas ini berawal dari bakti sosial yang diselenggarakan oleh Angkatan 93, Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) pada tanggal 16 Januari 2015 di Cilincing, Jakarta Utara. Para relawan kian menyadari bahwa format baksos yang sekali selesai, tidak berdampak pada upaya meningkatkan kecerdasan dan kualitas pendidikan anak. Relawan memerlukan intervensi jangka panjang dengan program yang terarah dan bersinergi dengan banyak pihak. Oleh karena, para relawan membentuk komunitas dan membuka diri pada setiap orang yang peduli dengan upaya mencerdaskan anak Indonesia terutama di DKI Jakarta. Setelah menjadi komunitas yang terbuka, KoCAK kian intes melakukan beragam kegiatan dengan melibatkan beberapa PAUD Binaan.


Selang satu tahun, KoCAk membentuk Yayasan Cerdaskan Anak Indonesia, dengan Akta Pendirian Yayasan No 2 tanggal 1 Maret 2016. KoCAk tidak terafiliasi oleh partai politik dan lembaga agama tertentu. KoCAk tidak berorientasi pada profit. Relawan KoCAk berkerja tanpa menerima gaji. Relawan terdiri dari berbagai latar belakang pendidikan dan pekerjaan: guru TK, dosen, pengacara, peneliti, praktisi Humas, aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), ibu rumah tangga, pengusaha, anggota multilevel marketing, pekerja di sektor swasta, atau pun pemerintah.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar